ISTIGHFAR
adalah menunddukkan hati, pikiran, jiwa raga kepada Allah SWT seraya
memohon ampun atas segala kesalahan dan dosa yang telah kita lakukan.
Setiap manusia yang hidup
di dunia ini pasti pernah melakukan kesalahan dan dosa, baik itu
disengaja ataupun tidak disengaja. Para Nabi saja pernah melakukan
kesalahan apalagi kita yang hanya manusia biasa yang lemah dan hina
penuh dosa. Untuk itu kita dianjurkan untuk selalu beristighfar
dan memohon ampun kepada Allah SWT kapan saja dan dimana saja, tidak
terbatas ruang dan waktu.
Sebaik-baik manusia
bukanlah manusia yang tidak pernah melakukan kesalahan dan dosa. Akan
tetapi sebaik-baik manusia adalah manusia yang mau mengakui kesalahan
yang telah ia lakukan dan disertai rasa penyesalan, kemudian ia
beristighfar dan memohon ampun kepada
Allah SWT.
Marilah kita belajar
untuk mengkaji dari Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi setiap
manusia yang menginginkan kebahagian hidup di dunia dan akhirat
nanti, yang insyaAllah di dalam Al-Qur’an ini akan ditemukan
firman-firman Allah SWT yang memerintahkan setiap manusia untuk
beristighfar dan bertaubat kepada-Nya.
Ini membuktikan kasih sayang Allah SWT kepada ummat-Nya. Dan sudah
menjadi kewajiban kita sebagai manusia untuk selalu beristighfar dan
bertaubat kepada Allah Yang Maha Pengampun dan penyayang. Allah
memberikan manusia akal fikiran untuk membedakan mana yang baik dan
mana yang buruk, mana yang pantas untuk dikerjkan dan mana yang tidak
pantas dikerjakan.
Perintah untuk
beristighfar kepada Allah
disebutkan dalam firman Allah Al-Qur’an Surat Al-Muzammil ayat 20
:
Yang artinya:
“Dan
beristighfarlah kepada Allah,
sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
Terkait dengan masalah
istighfar ini Rasulullah
SAW telah bersabda lewat sebuah hadist yang diriwayakan oleh Bukhari
di bawah ini :
عَنْ
اَبِى هُرَيْرَةَرَضِىَ اللهُ عَنْهُ
قَلَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ
اللِه صَلّىَ اللهِ عَلَيْهِ وَسَلّمّ
يَقُوْلُ وَاللهُ اِنّىِ لَاَسْتَغْفِرُاللهَ
وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ فِىْ اليَوْمِ
اَكْثَرَمِنْ سَبْعِيْنَ
مَرّةً
Yang artinya:
Abu Hurairah
menerangkan, Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda:
“Demi
Allah, sesungguhnya aku membaca istighfar
dan bertaubat kepada Allah sehari lebih dari tujuh puluh kali”.
HR. Bukhari
Dari firman Allah di
dalam QS. Al-Muzammil ayat 20 dan hadist Nabi Muhammad SAW di atas
dapat kita ambil kesimpulan betapa pentingnya
istighfar untuk kita sebagi makhluk ciptaan-Nya. Rasulullah
SAW saja setiap hari beristighfar kepada Allah SWT, apalagi kita yang
hanya manusia biasa saja yang selalu berbuat salah dan dosa.
Istighfar
mempunyai beberapa keutamaan yang diantaranya dapat ditemukan
dalam firman Allah SWT surat Nuh ayat 10-12:
Yang artinya:
“Maka
Aku katakana kepada mereka: ”Mohonlah ampun (beristighfar)
kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya dia
akan mengirim hujan dengan lebat kepadamu, dan memperbanyak harta
dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan
(pula didalamnya) untukmu sungai-sungai”.
Dari firman Allah SWT
diatas dapat diambil kesimpulan bahwa keutamaan istighfar adalah
sebagai berikut :
- Dengan banyak istighfar dan istiqomah, Allah SWT akan menurunkan hujan
- Dengan banyak istighfar dan istiqomah, Allah SWT akan menambah harta
- Dengan banyak istighfar dan istiqomah, Allah SWT akan memberikan anak
- Dengan banyak istighfar dan istiqomah, Allah SWT akan memberikan kebun yang didalamnnya terdapat sungai
- Dengan banyak istighfar dan istiqomah, Allah SWT akan menjauhkan kita dari azab
Semoga kita dijadikan
manusia yang selalu beristighfar dan
bertaubat kepada Allah SWT.
Semoga artikel ini bisa
bermanfaat dan tolong dishare kalau ini dianggap bisa bermanfaat bagi
kita semua.
Baca juga artikel terkait dibawah ini:

0 Response to "ISTIGHFAR"
Posting Komentar