Sabar artinya ridha
kepada ketentuan Allah dalam semua ketetepannya yang terdahulu dalam
ilmu-Nya. Sabar bisa juga diartikan ikhlas dalam menerima sesuatu
yang telah terjadi.
Sabar juga punya
pengertian tahan terhadap penderitaan atau sesuatu yang tidak
disenangi dengan ikhlas dan ridho serta menyerahhkan diri kepada
Allah swt. Dan tidaklah disebut sabar orang yang menahan diri karena
terpaksa, akan tetapi sabar yang sebenarnya adalah menyerah atau
pasrah kepada Allah swt dengan lapang dada.
Sebagai hamba Allah swt,
kita sebagai manusia dan makhluk-Nya tentunya kita tidak akan
terlepas dari cobaan dan ujian, baik itu berupa musibah ataupun
kesenangan. Karena semua itu adalah bukti cinta Allah swt kepada
makhluk-Nya. Dalam tema kali ini kita akan membahas sabar yang
berkenaan dengan ujian dan cobaan dari Allah swt yang berupa musibah.
Baik musibah yang menimpa diri kita pribadi atau orang lain atau
sekelompok orang ataupun bangsa dan Negara.
Kita sebagai seorang
mukmin atau bukan,kita dituntut untuk bersabar dari segala macam
pederitaan maupun bencana supaya kita tidak tejerumus kedalam lembah
kehinaan dan kebinasaan. Sabar itu adalah bagian dari akhlak utama
yang dibutuhkan oleh seorang mukmin atau bukan mukmin untuk
menghadapi masalah dunia ataupun masalah agama.
Sabar itu memang tidak
mudah untuk dilakukan kecuali oleh orang-orang yang benar-benar sadar
bahwa dengan sabar itu dirinya dapat menghadapi ujian dan cobaan dari
Allah swt dengan baik. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah swt
dalamsurat Al Baqarah 45( yang artinya): “Dan mintalah
pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Dan sesungguhnya
yang demikian itu sungguh berat,kecuali bagi orang-orang yang
khusyu’.”
Banyak orang yang salah
dalam mengartikan sabar. Sabar itu bukan berarti menyerah ketika
dalam menghadapi kegagalan sebelum kita berusaha semaksimal mungkin.
Orang yang mempunyai akal akan selalu bersabar dalam menghadapi
berbagai macam kesulitan dan cobaan yang merintangi, dan dia berani
berkorban untuk menyingkirkan penghalang yang menjadi penghambat
cita-citanya. Ia sadar bahwa semua pekerjaan dan cita-citanya itu
memerlukan kesabaran untuk menghadapinya. Tanpa kesabaran itu sendiri
semua pekerjaan ataupun cita-cita kita mustahil untuk kita raih,
malahan kita akan berputus asa ketika kita menghadapi beberapa kali
rintangan dan kesulitan.
Nasehat dari Syaikh Abdul
Qadir Al-Jailani :
Sesungguhnya dengan sabar
akan didapatkan kemenengan dari sisi Allah swt. Itulah sebabnya Allah
swt sangat menekankan tentang sabar dan Allah swt sangat menyukai
orang-orang yang sabar. Sabar dan fakir tidaklah berkumpul pada orang
beriman. Orang-orang yang mencintai Allah swt akan diuji,lalu mereka
bersabar dan bertekad melakukan kebaikan bersama bencana yang
dialaminya. Mereka bersabar dari segala sesuatu yang menimpa dari
Tuhan mereka.
Dari nasehat Syaikh Abdul
Qadir Al-Jailani diatas dapat diambil pelajaran tentang sabar. Bahwa
sabar adalah sifat yang sangat disukai Allah swt dari makhluk-Nya.
Dan dengan sabar akan memberikan nilai lebih pada manusia itu
sendiri.
Beberapa ayat dalam
Al-Quran yang menerangkan tentang sabar:
- QS.Ali Imran ayat 200 yang artinya “Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu.”
- QS. Al-Baqarah ayat 155 yang artinya “Dan sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah berita gembira pada orang-orang yang sabar.”
- QS. Al Baqarah ayat 156 yang artinya “ (Yaitu) orang-orang yang jika ditimpa musibah, mereka mengucapkan Inna Lillahi wa innaa ilaihi raajiun.”
- QS. Azz Zumar ayat 10 yang artinya “ Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas”
- QS. Al Baqarah ayat 153 yang artinya “ Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
Beberapa hadist Nabi yang
menerangkan tentang sabar:
- Abu Malik Al Harits bin Ashim Al Asy’ari ra. Menerangkan bahwa Rasullah saw. Bersabda, “Suci adalah sebagian iman, membaca Alhamdulillah dapat memenuhi timbangan, subhanallah dan Alhamdulillah itu dapat memenuhi semua yang ada diantara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah itu adalah bukti iman, sabar itu adalah pelita dan Al Quran untuk berhujjah terhadap yang kamu sukai ataupun terhadap apa yang tidak kamu sukai. Semua orang yang pada waktu pagi menjual dirinya dan ada pula yang membinasakan dirinya.” HR. Muslim
- Abu Said Saad bin Malik bin Sinan Al Khudri ra. Berkata: Ada beberapa sahabat Anshar meminta sesuatu kepada Rasulullah saw maka beliau memberinya. Kemudian mereka meminta lagi dn beliau memberinya sehingga habislah yang dimiliknya. Ketika beliau memberikan semua yang ada ditangannya, beliau bersabda kepada mereka, “Semua kebaikan yang ada padaku tidak akana aku sembunyikan pada kalian. Siapa saja yang menjaga kehormatan dirinya, maka Allah pun akan menjaganya dan siapa saja yang merasa cukup, maka Allah akan mencukupinya. Serta barang siapa yang menyabarkan dirinya, maka Allah pun akan memberikan kesabaran. Dan seseorang tidak akan mendapatkan anugerah yang lebih baik atau lebih lapang melebihi kesabaran.” HR. Bukhari dan Muslim.
- Abu Yahya Shuhaib bin Sinan ra menerangkan bahwa Rasulullah saw bersabda,” Orang mukmin menakjubkan, jika segala urusannya sangat baik baginya, dan itu tidak akan terjadi pada seseorang yang beriman, kecuali jika mendapatkan kesenangan lalu bersyukur , maka yang demikian itu sangat baik, dan jika mendapat kesusahan ia sabar, maka yang demikian itu sangat baik baginya.” HR. Muslim.
- Anas ra berkata bahwa Nabi menjumpai seorang wanita menangis diatas kubur, Beliau saw menegurnya,”Bertakwalah dan karena sesunguhnya engkau tidak tertimpa musibah sebagaimana seperti yang kualami!” Wanita itu sebenarnya tidak mengetahui bahwa yang sedang berkata adalah Nabi Muhammad saw. Kemudian ada seseorang memberitahukan bahwa dia adalah Nabi Muhammad saw. Maka wanita itu segera dating ke rumah Rasulullah.Ia tidak menjumpai para penjaga itu, sehingga ia langsung masuk dan berkata, “Wahai Rasul, aku tidak tahu kalau yang berkata tadi adalah engkau.”Rasulullah menyahut,” Sesungguhnya sabar itu hanyalah pada hari pertama dari musibah itu.” HR. Bukhari dan Muslim
Terimakasih telah membaca
artikel sederhana dan singkat ini….
Semoga artikel singkat
ini bisa bermanfaat bagi kita semua…..
Jika arikel ini
bermanfaat,jangan lupa dibagikan atau dishare kepada teman, saudara,
relasi dan lain-lain.
Anda bisa baca ertikel:
0 Response to "SABAR"
Posting Komentar